Yunan

Yunan Isnainy Shalim, biasa dipanggil Shalimow. Kok unik namanya, apa artinya? filosofisnya Sha: Shalat, Limo; lima, W; Waktu. he..he pas ya. Shalimow memang nama panggilan dari  teman-teman semasa kuliah di Malang era awal 1990-an. Kebetulan aku pernah cerita bahwa ayahku bernama: Imron Shalim, kakek dari ayah bernama: Wiryo Shalim dan kakek dari Ibu bernama: Joyo Shalim. Jadi Shalim group, hehehe.

Sejak dibangku kuliah aku aktif didunia pergerakkan seperti pendampingan, advokasi kebijakan, dan pemberdayaan masyarakat. Ijazah S1 teknik mesin membuatku tersesat dijalan yang benar, karena aku justru terjun menekuni profesi di konsultan pemberdayaan masyarakat sejak akhir tahun 1999. Alhamdulillah dengan merogoh kocek sendiri aku bisa kuliah S2 jurusan sosiologi pembangunan di Universitas Brawijaya tahun 2003.

Menempa kapasitas diri mulai dari dasar: Fasilitator, Senior Fasilitator, Asisten Kota, selama 6 tahunan aku memutuskan meniti dijejang Tenaga Ahli Capacity Building Regional di Palembang. Tahun 2007 aku mulai masuk Konsultan Pusat sebuah program dengan menekuni Capacity Building dan Monitoring dan Evaluasi. Hal ini terus berlangsung dengan segala dinamikanya.

Capaian lain pada tahun 2012 akupun menjeburkan diri dalam pengembangan terhadap profesi yang aku tekuni dengan menjadi Asesor Kompetensi dan Asesor lisensi pada LSP Fasilitator Pemberdayaan Masyarakat (FPM). Sampai 2019 sudah 14 kali mendapat penugasan asesmen di beberapa wilayah Indonesia. Hobby ngeblog yang aku tekuni belasan tahun lalu aku coba terapkan untuk merawat web kesayanganku ini. Semoga berkah